Tax Center IAI Nusantara Ash-Shiddiqiyah Membuka Pendaftaran Agent Pajak 2026

Lempuing Jaya, 28 September 2025 — Tax Center Institut Agama Islam (IAI) Nusantara Ash-Shiddiqiyah kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan kapasitas mahasiswa melalui peluncuran program strategis bertajuk Agent Pajak 2026. Program ini merupakan bagian dari inisiatif Relawan Pajak untuk Negeri (Renjani) yang bertujuan membentuk generasi profesional di bidang perpajakan yang berlandaskan nilai-nilai ekonomi syariah.

Integrasi Nilai Syariah dalam Praktik Perpajakan Modern

Program Agent Pajak 2026 dirancang sebagai wadah pembinaan dan pelatihan bagi mahasiswa aktif, khususnya dari Program Studi Ekonomi Syariah, agar mampu menjadi praktisi pajak yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki integritas dan kesadaran etis sesuai prinsip syariah. Dalam keterangannya, Bapak Imam Royani Hamzah, ME, selaku Pembina Tax Center IAI Nusantara Ash-Shiddiqiyah, menegaskan bahwa kebutuhan akan tenaga profesional perpajakan semakin meningkat seiring kompleksitas regulasi dan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kewajiban pajak.

Kebutuhan tenaga profesional di bidang perpajakan semakin meningkat seiring dengan perkembangan regulasi serta kesadaran masyarakat dalam melaksanakan kewajiban perpajakan. Kehadiran mahasiswa ekonomi syariah diharapkan mampu memberikan perspektif baru, mengintegrasikan nilai-nilai syariah dengan praktik perpajakan modern dan dengan adanya program ini diharapkan lahir generasi baru agent pajak yang profesional, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan global, sekaligus berkontribusi pada peningkatan kepatuhan pajak masyarakat.” ujar beliau.

Tahapan Program: Dari Pendaftaran hingga Pelaksanaan

Program ini terdiri dari tiga fase utama:

Fase Pelaksanaan: Januari – Desember 2026

Fase Pendaftaran: 01 September – 05 Oktober 2025

Fase Pelatihan: 08 Oktober – 28 November 2025

Selama fase pelatihan, peserta akan dibekali dengan pemahaman mendalam mengenai regulasi perpajakan nasional, keterampilan teknis dalam pengisian dan pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT), serta praktik langsung dalam mendampingi wajib pajak. Sebagai nilai tambah, peserta juga akan mendapatkan pelatihan khusus mengenai tax planning berbasis syariah, yang menjadi diferensiasi utama dari program sejenis di perguruan tinggi lain.

Membangun Pusat Rujukan Praktisi Pajak Syariah

Tax Center menargetkan partisipasi penuh dari seluruh mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah dalam program ini. Dengan demikian, IAI Nusantara Ash-Shiddiqiyah diharapkan dapat berkembang menjadi pusat rujukan nasional dalam pengembangan praktisi pajak berbasis ekonomi syariah. Program ini juga menjadi langkah konkret dalam mendukung peningkatan kepatuhan pajak masyarakat melalui pendekatan edukatif dan etis.

Kami ingin mahasiswa tidak hanya cakap secara administratif, tetapi juga memiliki kesadaran moral dalam mengelola dan mendampingi masyarakat terkait pajak,” ungkap salah satu pengelola Tax Center.

Dengan dibukanya pendaftaran Agent Pajak 2026, IAI Nusantara Ash-Shiddiqiyah menegaskan peran strategisnya dalam mencetak generasi profesional yang mampu menjembatani antara regulasi perpajakan nasional dan prinsip-prinsip ekonomi syariah. Program ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan tinggi memiliki kontribusi signifikan dalam membentuk ekosistem perpajakan yang inklusif, beretika, dan berkelanjutan.