Transformasi Akademik: LP3M Gelar Pelatihan KTI dengan Dukungan Artificial Intelligence
Lempuing Jaya, 28 September 2025 — Institut Agama Islam Nusantara (IAIN) Ash-Shiddiqiyah melalui Lembaga Penelitian, Publikasi, dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas akademik mahasiswa dengan menyelenggarakan Pelatihan Penyusunan Karya Tulis Ilmiah (KTI) berbasis Artificial Intelligence (AI). Kegiatan ini dilaksanakan pada Hari Ahad, 28 September 2025 pukul 08.00 s.d. 16.00 WIB dan diikuti oleh seluruh mahasiswa baru dari berbagai program studi.
Pelatihan ini menjadi salah satu inovasi penting dalam dunia pendidikan tinggi, mengingat pesatnya perkembangan teknologi digital yang kini merambah ke ranah akademik. LP3M memandang bahwa penguasaan teknologi, khususnya AI, merupakan keterampilan esensial yang harus dimiliki oleh mahasiswa di era modern. Oleh karena itu, pelatihan ini dirancang tidak hanya untuk memperkenalkan konsep dasar penulisan ilmiah, tetapi juga untuk membekali peserta dengan kemampuan memanfaatkan teknologi AI secara bijak dan produktif.
Tujuan dan Manfaat Pelatihan
Kegiatan ini bertujuan untuk:
- Meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang struktur dan kaidah penulisan ilmiah yang baik dan benar.
- Memperkenalkan berbagai tools berbasis AI yang dapat digunakan untuk membantu proses penulisan, seperti penyusunan outline, pengecekan grammar, parafrase otomatis, dan deteksi plagiarisme.
- Menumbuhkan kesadaran akan pentingnya etika akademik dan integritas dalam menghasilkan karya tulis.
Ketua LP3M dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang kampus dalam membangun budaya literasi digital. “Kami ingin mahasiswa IAIN Ash-Shiddiqiyah tidak hanya menjadi penulis yang kritis dan analitis, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan teknologi. AI bukan ancaman, melainkan alat bantu yang luar biasa jika digunakan dengan bijak,” tegasnya.
Materi dan Metodologi
Pelatihan berlangsung secara interaktif, dengan pendekatan praktik langsung agar mahasiswa dapat memahami dan mengaplikasikan materi secara konkret. Adapun materi yang disampaikan meliputi:
- Dasar-dasar penulisan makalah ilmiah yang terdiri dari:
– Struktur umum
– Aturan akademik
– Etika Penulisan - Teknik penulisan argumentatif dan analitis
- Pemanfaatan AI dalam penulisan makalah antara lain:
– Mencari referensi dengan AI
– Membuat prompt efektif
– Contoh penggunaan ChatGPT dan AI tools - Praktik penulisan makalah dengan AI antara lain:
– Menyusun draf awal
– Editting dan parafrase
– Mengecek plagiarisme dan grammar - Pengelolaan sitasi dan daftar pustaka otomatis antara lain:
– Tools sitasi (mendeley, Zotero, dll)
– Integrasi sitasi dengan AI - Simulasi penulisan KTI dengan pendampingan dosen
Para peserta juga diberi kesempatan untuk berdiskusi langsung dengan narasumber yang merupakan dosen dan peneliti aktif di lingkungan kampus. Diskusi ini membuka ruang bagi mahasiswa untuk bertanya, berbagi pengalaman, dan mendapatkan masukan konstruktif terkait tantangan dalam menulis karya ilmiah.
Antusiasme Peserta dan Harapan ke Depan
Mahasiswa baru menunjukkan antusiasme tinggi selama pelatihan berlangsung. Banyak dari mereka mengaku baru mengetahui bahwa teknologi AI dapat dimanfaatkan secara positif dalam dunia akademik. “Saya jadi lebih percaya diri untuk menulis, karena tahu ada alat bantu yang bisa memandu saya,” ujar salah satu peserta dari Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam.
LP3M berharap kegiatan ini menjadi awal dari transformasi literasi akademik di IAIN Ash-Shiddiqiyah. Ke depan, pelatihan serupa akan terus dikembangkan dengan cakupan yang lebih luas, termasuk pelatihan publikasi jurnal, penulisan proposal penelitian, dan pemanfaatan AI dalam analisis data.





